Monday, 5 October 2015

jarak dan kita


Terkadang apa yang kita mau dengan apa yang terjadi selalu tak sama.
Inginnya satu namun waktu selalu mengganggu.
Kamu tahu apa yang aku takuti dari hubungan jarak jauh?
Takut kamu mengkhianati apa yang sudah menjadi janji.
Aku percaya kamu,selalu percaya.
Namun apa daya,semua tak akan pernah sama.
Kita........
Kita yang dipisahkan hanya dengan jarak.
Kita yang dipisahkan karena harus saling mencari masa depan.
Aku disini,kamu disana.
Jarak membuatku ingin berteriak.
Apa aku bisa memelukmu?
Apa aku bisa bercanda ria,tertawa,dan merasakan bahagia bersamamu?
Apa aku tak bisa merasa dekat dan dicintai?
Namun,aku hanya bisa memelukmu dengan doa.
Berharap kamu disana tak pernah mencari persinggahan lain.
Memang,ini bukan kita yang mau
Tapi waktu selalu mengajariku arti menunggu.
Menunggu kamu pulang dan kembali.
Menunggu kamu disini dan tak akan pergi lagi.
Tolong,jangan jadikan jarak ini menjadi bebanku.
Jadikan alasan "jarak" pemicuku untuk selalu menunggumu kembali.
Jangan khawatir,aku selalu mendoakanmu dari sini. Sejauh apapun jarak,doa akan selalu sampai.
Jika rindu,hubungi aku.
Ingatlah selalu janji yang pernah kita ucap bersama.
Jangan pernah membuatku bertanya-tanya sedang apa kamu disana,dengan siapa?
Hubungi aku ketika kamu punya waktu.
Karena aku tak pernah menuntutmu.
Kamu bebas melakukan semaumu.
Tapi kamu harus selalu tahu,ada aku yang selalu menunggumu.

About Me

My photo
You never know if you never try.