Kadang ketika aku mau menyerah dan melepas aku kembali mengingat perjuangan ku. Perjuangan ku yang sudah sampai sejauh ini,sejauh bertahan dalam pengabaian. Sakit memang,namun aku tak tahu kenapa lagi-lagi kamu yang membuatku bertahan padahal nyatanya kamu sama sekali tak pantas untuk diperjuangkan.
Iya memang aku bodoh mempertahankan cinta yang tak pernah bisa membuatku bahagia. Tapi aku bisa apa? Hanya bisa menangis untuk masalah yang sama. Kamu yang buat aku cinta tapi kamu juga yang ciptakan luka.
Aku salah apa? Apa aku salah mencintai manusia seberlian kamu? Apakah tanah liat sepertiku tidak pantas mencintai sang berlian? Apa aku sebegitu hina nya sampai kamu meludahi semua perjuanganku. Hey! Jangan sok tampan,kamu pikir berlian sepertimu selalu terlihat indah? Kamu itu bisa saja tergores dan bahkan tak laku. Jangan pernah sia-siakan orang yang mencintaimu sekarang,karena nanti ketika semua nya berbalik aku yang akan kembali mencampakkanmu dan membuat mu menyesal.
Dan saat itu semuanya terlambat,kamu bisa apa? Nantinya kamu baru menyadari bahwa tanah liat mu ini lah yang selalu ada untuk mu. Selalu menjagamu dari goresan,terutama goresan luka. Kamu yang nantinya mencariku dan memohon kepadaku untuk mencintaimu kembali. Jangan pikir hanya kamu yang bisa melukai ku. Aku juga bisa,namun aku terlalu lemah untuk melukaimu.
Aku terlalu cinta untuk membuatmu terluka,sehingga aku lupa bagaimana cara membalas luka. Iya kamu, semoga kamu cepat menyadari bahwa berlian tak selalu terlihat indah.
Apa yang kutulis dan apa yang kalian baca tidak semua tentangku. Bisa jadi itu tentangmu, kan?
Monday, 17 November 2014
Saturday, 15 November 2014
Kamu lagi
Hai kenangan,sekuat dan sehebat apapun aku mencoba melupakan namun akhirnya berantakan. Entah kamu atau kenangan yang menciptakan. Sehingga aku kembali pada ketidaknyataan.
Aku coba selalu membuka hati untuk yang baru,selalu memberi kesempatan orang lain masuk dan lagi-lagi aku tak pernah berhasil. Aku bohong kalau selama ini aku bilang aku bahagia. Karena sebenarnya bahagia ku itu kamu,aku bingung harus mulai darimana,karena untuk melupakan mu pun aku tak pernah sanggup.
Setiap kali aku mencoba berjalan dan berlari,kamu hadir kembali. Namun bukan hadir di kehidupanku lagi tapi hadir disetiap langkah kaki ku. Kamu layaknya bayangan dibawah kaki ku,mengikuti kemanapun aku pergi. Namun tak bisa kuraih.
Aku tak bisa membayangkan kalau dulu aku tidak menyerah,aku akan selelah apa? Aku menyerah bukan karena tidak ingin memperjuangkan tapi aku menyerah karena kamu tak ingin diperjuangkan. Memangnya kamu fikir aku sehebat apa? Bisa bertahan dengan kesendirian? Sendiri dalam senyap. Hanya sepi yang dapat memeluk kesepianku. Hanya airmata yang bisa mewakilkan hati ku. Entah kenapa kamu lagi yang selalu membayangi,mungkin karena kamu yang telah mengajari ku arti cinta sesungguhnya.
Kamu yang mengajariku jatuh cinta sendirian,menunggu sendirian,memperjuangkan sendirian,menyembunyikan perasaan. Kamu yang mengajarkan kalau nyatanya cinta memang tak harus memiliki. Kamu yang paling hebat membuat hati ku luka. Kamu yang paling hebat merenggut semua kebahagian ku dalam sekejap. Sampai aku lupa bagaimana caranya membuat senyum. Bagaimana caranya ceria dan tertawa. Kalau nyatanya kamu tak bisa membalas rasa,tolong buat aku kembali biasa. Buat aku membuka mata kalau kamu hanya impian dan tak akan pernah jadi nyata.
Sesungguhnya ruang hatiku untuk mu tak akan pernah aku ganti dengan selain kamu. Ruang hatiku ini hanya untuk kamu. Asal kamu tahu,sampai detik ini aku masih mencintaimu. Entah bagaimana dengan kamu yang tak pernah tahu rasaku. Karena untuk ku rasa cinta tak akan mudah hilang sekalipun kamu coba untuk menghilang.
Aku coba selalu membuka hati untuk yang baru,selalu memberi kesempatan orang lain masuk dan lagi-lagi aku tak pernah berhasil. Aku bohong kalau selama ini aku bilang aku bahagia. Karena sebenarnya bahagia ku itu kamu,aku bingung harus mulai darimana,karena untuk melupakan mu pun aku tak pernah sanggup.
Setiap kali aku mencoba berjalan dan berlari,kamu hadir kembali. Namun bukan hadir di kehidupanku lagi tapi hadir disetiap langkah kaki ku. Kamu layaknya bayangan dibawah kaki ku,mengikuti kemanapun aku pergi. Namun tak bisa kuraih.
Aku tak bisa membayangkan kalau dulu aku tidak menyerah,aku akan selelah apa? Aku menyerah bukan karena tidak ingin memperjuangkan tapi aku menyerah karena kamu tak ingin diperjuangkan. Memangnya kamu fikir aku sehebat apa? Bisa bertahan dengan kesendirian? Sendiri dalam senyap. Hanya sepi yang dapat memeluk kesepianku. Hanya airmata yang bisa mewakilkan hati ku. Entah kenapa kamu lagi yang selalu membayangi,mungkin karena kamu yang telah mengajari ku arti cinta sesungguhnya.
Kamu yang mengajariku jatuh cinta sendirian,menunggu sendirian,memperjuangkan sendirian,menyembunyikan perasaan. Kamu yang mengajarkan kalau nyatanya cinta memang tak harus memiliki. Kamu yang paling hebat membuat hati ku luka. Kamu yang paling hebat merenggut semua kebahagian ku dalam sekejap. Sampai aku lupa bagaimana caranya membuat senyum. Bagaimana caranya ceria dan tertawa. Kalau nyatanya kamu tak bisa membalas rasa,tolong buat aku kembali biasa. Buat aku membuka mata kalau kamu hanya impian dan tak akan pernah jadi nyata.
Sesungguhnya ruang hatiku untuk mu tak akan pernah aku ganti dengan selain kamu. Ruang hatiku ini hanya untuk kamu. Asal kamu tahu,sampai detik ini aku masih mencintaimu. Entah bagaimana dengan kamu yang tak pernah tahu rasaku. Karena untuk ku rasa cinta tak akan mudah hilang sekalipun kamu coba untuk menghilang.
Friday, 7 November 2014
Aku bukan siapa-siapa
Aku gak pernah paham sama apa yang lagi aku rasain sekarang. Rasanya aku udah dibutakan oleh cinta yang tak tahu akan berujung kemana. Aku mulai jatuh cinta,jatuh cinta sama kamu. Tapi sayang nya kamu telah mencintai dan dicintai oranglain. Rasanya sedikit perih tapi apa daya aku tak bisa memaksamu meninggalkan nya hanya untuk bersamaku. Aku hanya ingin menjadi pelengkap mu disaat dia tak bisa melengkapimu. Aku hanya ingin menjadi seseorang yang selalu membuatmu tertawa dan tersenyum ketika dia tak bisa melakukan nya untukmu.
Asal kamu tahu,aku tak pernah paham posisiku. Aku cinta kamu tapi aku tak mau merusakmu,aku mau saja mempertahankan dan menunggumu tapi kamu tak mau memperjuangkanku. Apa harus aku yang memperjuangkanmu sendirian? Untuk apa? Bukankah percuma? Aku tak pernah habis pikir apa yang kamu banggakan dari dia? Kenapa kamu begitu mencintainya padahal dia paling hebat membuat mu terluka. Aku benci pacar kamu! Aku benci karena dia dicintai olehmu,aku benci karena dia selalu saja kamu banggakan. Aku benci ketika dia selalu bisa mencuri hatimu,selalu bisa membuatmu tersenyum padahal kamu dibuat luka olehnya.
Sadarkan aku dari kenyataan pahit ini,aku harap ini hanya mimpi buruk yang tak akan pernah menjadi nyata. Bukan aku yang mau berada ditengah kalian,aku hanya menjadi korban perasaan yang tak bisa terbalaskan. Hanya bisa menunggu sampai bosan dan akhirnya merelakan. Aku harap ini hanya rasa sesaat,karena aku tak mau terlalu jauh merasa sakit. Jika kamu mau aku pergi,aku siap! Siap melepaskan dan membiarkanmu bahagia lagi bersamanya. Lagipula aku bukan siapa-siapa. Aku hanya ingin berusaha masuk namun tak sanggup. Aku paham kamu tak akan pernah bisa melepasnya. Jika nanti aku menyerah,bahagialah! Anggap saja aku tak pernah ada. Anggap saja aku hanya sebatas pencari celah namun tak mendapat apa-apa. Hanya mendapat lelah dan akhirnya menyerah. Terimakasih karena telah mengajarkanku arti mencintai,mencintai yang bukan milikku. Walau sakit,namun aku harap aku akan kembali baik-baik saja. Kembali saat aku tak pernah mencintaimu.
Asal kamu tahu,aku tak pernah paham posisiku. Aku cinta kamu tapi aku tak mau merusakmu,aku mau saja mempertahankan dan menunggumu tapi kamu tak mau memperjuangkanku. Apa harus aku yang memperjuangkanmu sendirian? Untuk apa? Bukankah percuma? Aku tak pernah habis pikir apa yang kamu banggakan dari dia? Kenapa kamu begitu mencintainya padahal dia paling hebat membuat mu terluka. Aku benci pacar kamu! Aku benci karena dia dicintai olehmu,aku benci karena dia selalu saja kamu banggakan. Aku benci ketika dia selalu bisa mencuri hatimu,selalu bisa membuatmu tersenyum padahal kamu dibuat luka olehnya.
Sadarkan aku dari kenyataan pahit ini,aku harap ini hanya mimpi buruk yang tak akan pernah menjadi nyata. Bukan aku yang mau berada ditengah kalian,aku hanya menjadi korban perasaan yang tak bisa terbalaskan. Hanya bisa menunggu sampai bosan dan akhirnya merelakan. Aku harap ini hanya rasa sesaat,karena aku tak mau terlalu jauh merasa sakit. Jika kamu mau aku pergi,aku siap! Siap melepaskan dan membiarkanmu bahagia lagi bersamanya. Lagipula aku bukan siapa-siapa. Aku hanya ingin berusaha masuk namun tak sanggup. Aku paham kamu tak akan pernah bisa melepasnya. Jika nanti aku menyerah,bahagialah! Anggap saja aku tak pernah ada. Anggap saja aku hanya sebatas pencari celah namun tak mendapat apa-apa. Hanya mendapat lelah dan akhirnya menyerah. Terimakasih karena telah mengajarkanku arti mencintai,mencintai yang bukan milikku. Walau sakit,namun aku harap aku akan kembali baik-baik saja. Kembali saat aku tak pernah mencintaimu.
Wednesday, 5 November 2014
Aku menyerah
Mungkin aku bukan yang kamu mau,aku bukan yang kamu harapkan. Tapi aku selalu mencoba untuk jadi apa yang kamu inginkan. aku memperjuangkan mu,mempertahankan mu sendirian. Aku bertahan karena aku cinta,cinta kamu. Aku cinta kamu tapi kamu tak pernah menghiraukan. Aku cuman minta kamu gak buat aku menyesal karena punya rasa buat kamu. Tapi nyatanya cinta sendirian itu bikin aku nyerah. Nyerah karena ketidakpastian nyerah karena pengabaian. Nyerah karena memperjuangkan namun tak diharapkan. Nyerah menunggu buat sesuatu yang semu. Iya aku nyerah. sekarang aku pergi ya,pergi dengan segenap rasa yang mungkin kamu ga akan pernah ngerti. Aku pergi karena aku gak mau bikin kamu terpaksa buat buka hati untuk aku. Aku gamau kamu terpaksa respon semua rasa aku. Aku gamau bikin kamu terpaksa mencintaiku. Biarin aja aku pergi dengan rasa ini,biar kamu bisa bebas kemana kamu mau. Sebelumnya aku mau bilang makasih karena kamu sudah bisa buat aku jatuhcinta dengan senyum kamu. Makasih karena udah memperbolehkan aku mengagumi dan mencintaimu dari jauh. Makasih karena kamu selalu jadi alasan aku tersenyum. Makasih buat pengabaian nya,makasih buat ketidakpedulian nya,makasih buat ketidakpekaan nya. Aku mundur karena aku gak mau bawa perasaan ini semakin dalam karena aku paham semakin dalam perasaanku semakin sulit nantinya aku melupakan mu. Sebelum terlalu jauh dan terlalu sakit lebih baik aku pergi. Mundur dengan hormat karena aku tak akan sanggup mencintaimu lebih dalam lagi. Karena aku tak akan sanggup bertahan dengan pengabaian yang lebih lama lagi. Memang sakit,tapi tenang saja aku sudah terbiasa menahan rasa sakit,aku terbiasa bertahan sendirian,terbiasa mencintai tanpa balasan. Sekali lagi terimakasih karena sudah jadi alasan aku bahagia. Tenang saja,aku baik-baik saja. Aku hanya sedikit merasa perih karena luka,ya luka mencintai. Aku harap sekarang kamu bisa bebas. Bebas kemana kamu mau,tapi aku mohon jangan perlakukan wanita lain seperti apa yang kamu lakukan padaku. Karena aku tak yakin ada wanita yang sanggup menahan airmata dan luka layaknya aku. Menahan cinta untuk sesuatu yang mustahil. Aku harap hanya aku yang terluka. Aku mundur.
Subscribe to:
Posts (Atom)
