Hai kenangan,sekuat dan sehebat apapun aku mencoba melupakan namun akhirnya berantakan. Entah kamu atau kenangan yang menciptakan. Sehingga aku kembali pada ketidaknyataan.
Aku coba selalu membuka hati untuk yang baru,selalu memberi kesempatan orang lain masuk dan lagi-lagi aku tak pernah berhasil. Aku bohong kalau selama ini aku bilang aku bahagia. Karena sebenarnya bahagia ku itu kamu,aku bingung harus mulai darimana,karena untuk melupakan mu pun aku tak pernah sanggup.
Setiap kali aku mencoba berjalan dan berlari,kamu hadir kembali. Namun bukan hadir di kehidupanku lagi tapi hadir disetiap langkah kaki ku. Kamu layaknya bayangan dibawah kaki ku,mengikuti kemanapun aku pergi. Namun tak bisa kuraih.
Aku tak bisa membayangkan kalau dulu aku tidak menyerah,aku akan selelah apa? Aku menyerah bukan karena tidak ingin memperjuangkan tapi aku menyerah karena kamu tak ingin diperjuangkan. Memangnya kamu fikir aku sehebat apa? Bisa bertahan dengan kesendirian? Sendiri dalam senyap. Hanya sepi yang dapat memeluk kesepianku. Hanya airmata yang bisa mewakilkan hati ku. Entah kenapa kamu lagi yang selalu membayangi,mungkin karena kamu yang telah mengajari ku arti cinta sesungguhnya.
Kamu yang mengajariku jatuh cinta sendirian,menunggu sendirian,memperjuangkan sendirian,menyembunyikan perasaan. Kamu yang mengajarkan kalau nyatanya cinta memang tak harus memiliki. Kamu yang paling hebat membuat hati ku luka. Kamu yang paling hebat merenggut semua kebahagian ku dalam sekejap. Sampai aku lupa bagaimana caranya membuat senyum. Bagaimana caranya ceria dan tertawa. Kalau nyatanya kamu tak bisa membalas rasa,tolong buat aku kembali biasa. Buat aku membuka mata kalau kamu hanya impian dan tak akan pernah jadi nyata.
Sesungguhnya ruang hatiku untuk mu tak akan pernah aku ganti dengan selain kamu. Ruang hatiku ini hanya untuk kamu. Asal kamu tahu,sampai detik ini aku masih mencintaimu. Entah bagaimana dengan kamu yang tak pernah tahu rasaku. Karena untuk ku rasa cinta tak akan mudah hilang sekalipun kamu coba untuk menghilang.

No comments:
Post a Comment