Sunday, 29 July 2018

Bolehkah?

Jika aku tahu ternyata mencintaimu sesakit ini, aku lebih memilih untuk menjauh sebelum terlalu jauh.

Jika saja aku tahu mencintaimu serumit ini, aku lebih memilih pergi sejak jauh-jauh hari.

Apakah sajak yang selama ini aku tuliskan untukmu belum sempat kamu pahami? Atau belum sempat kamu baca?

Karena semua yang kutulis adalah tentangmu maka jangan pernah tanyakan lagi seberapa besar aku cinta kamu.

Alasan aku masih tetap cinta walau kamu mencoba menghindar adalah karena kamu terlalu sempurna untuk aku sebut cinta.

Kamu mungkin bisa saja kusentuh, namun hatimu belum tentu.

Apa aku boleh tahu wanita mana yang beruntung membuatmu lupa bahwa aku masih setia? Wanita mana yang beruntung mendapatkan hati yang selama ini kunanti.

Bolehkah aku menemuinya untuk meminta kamu? Bolehkah aku bertukar rupa atau bertukar kepribadian dengannya?

Sebentar saja, bukan untuk apa-apa. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya dicintai kamu, bagaimana rasanya tak perlu berjuang mati-matian untuk mendapatkan hatimu.

Ingin tahu bagaimana rasanya dicintai tanpa harus berkorban.

Kamu mungkin tak akan pernah paham dan mengerti mengapa aku masih bertahan sejauh ini.

Asal kamu tahu, ini lebih dari sekedar patah hati.

Masih bolehkah aku mencintaimu seperti ini?

Masih sudikah kamu memberikan senyum itu untukku? Sungguh, aku ingin pergi saja! Aku ingin lupa saja, aku ingin menjauh saja.

Aku tak suka begini, ini sudah terlalu sakit untukku. Tapi, ketika aku pergi jangan pernah mencari lagi.

Mengapa kamu selalu membuatku lupa kalau kamu hanya sementara, aku tak tahu majas mana lagi yang dapat aku gunakan untuk menceritakan kamu, aku takut tuhan cemburu.

Masih boleh kah aku berharap disaat apa yang aku harap tak akan pernah terjadi? Semua harapanku, semua doa ku, semua nya tentang kamu.

Apa kamu pernah merasa doa ku sampai ke kamu? Aku tak pernah tahu sampai kapan aku memujamu kalau setiap melihatmu saja aku masih tetap terpaku.

Entah kamu yang terlalu memukau atau aku yang terlalu berlebihan.

Jadi apa yang seharusnya aku lakukan? bertahan dengan pengabaian, memberanikan diri untuk mengungkapkan atau pergi dengan cinta yang tetap tersimpan?

No comments:

Post a Comment

About Me

My photo
You never know if you never try.