Hai,apa kabar kamu yang disana? Apakah masih tetap dengan
kamu yang dulu? Kamu yang dulu aku cinta hingga saat ini,kamu yang selalu aku
inginkan hingga kini. Kabar ku? Masih sama,sama seperti dulu. Ya! Masih
mencintaimu,aku masih menunggu mu hingga kau tahu rasaku. Entah sampai
kapan,walaupun kini kita sudah mulai menjauh namun hatiku tidak akan pernah
benar-benar jauh darimu.
Oh iya,aku tak pernah lupa mendoakanmu,walaupun
mendoakanmu dari kejauhan namun aku tahu tuhan pasti mendengar. Bagi ku kamu
itu abu abu yang tak pernah jelas akan menjadi terang atau gelap,kamu itu semu
yang hanya dapat aku impikan dan tak akan dapat aku miliki. Sejujurnya,aku
cemburu dengan setiap wanita yang mendekatimu,tapi aku mengerti aku itu bukan
apa-apa bagimu dan bukan siapa-siapa untukmu. Dan aku pun tak ada hak sama
sekali untuk cemburu.
Mungkin jika hati ku bisa berbicara dia akan berkata dan
berteriak dia lelah,lelah menunggu sebuah kepastian dan harapan yang tak pernah
ku dapatkan. Aku mencoba mematikan rasa ku terhadap mu namun tak tahu mengapa
aku selalu gagal. Dari mu aku tahu rasanya mencintai,rasanya sakit hati,dan
rasanya menunggu sesuatu yang tak pernah pasti. Aku bertahan,namun kebanyakan
aku bertahan dengan tangisan,aku hanya memohon pada mu kembalikan senyuman ku
yang kau renggut dengan sekejap,kambalikan keceriaanku dan kebahagiaanku yang
kau rampas tanpa memikirkan perasaanku.
Tolong hentikan tangis ku karena
mu,tolong hentikan air mataku karena mencintaimu. Tolong berikan aku sedikit
ruang cinta di hatimu untukku,untuk ku dapat merasakan bagaimana namanya
mencintai dan dicintai. Untuk aku merasakan apa itu bahagia,aku seseorang yang
selalu mencintaimu,tetap mencintaimu dan akan tetap terus mencintaiku :)

No comments:
Post a Comment