Cinta
itu memaksa,memaksa untuk tetap mencintai walau tak di cintai. Memaksa untuk
bertahan walau tak dipertahankan. Memaksa untuk melepas walaupun harus
terhempas. Kamu bukan aku,aku yang selalu memberi mu semua yang aku punya. Kamu
tak tahu rasanya jadi aku,bagaimana di posisi ku. Kamu boleh menyakitiku,kamu
bebas kemana kamu mau. Aku tak pernah melarangmu.
Pergilah dariku ketika kamu
bahagia,tapi kembali padaku ketika kamu terluka. Aku selalu ada disini,untukmu.
Menampung luka mu dan menampung kesedihanmu. Sampai nantinya aku menemukan
titik jenuh,titik dimana aku menyerah ketika kau abaikan. Titik dimana aku
harus pergi karena kamu tak pernah kembali lagi. Cinta yang memaksaku berdiri
disini,sendiri! Tapi kamu tak pernah berpaling ke arahku. Kamu harus tahu aku
nunggu kamu,nunggu kamu terluka dan kembali ke aku. Nunggu kamu sampai aku
kelelahan dan nyaris merelakan. Aku tak pernah mengerti kenapa harus kamu,kamu
yang aku cintai.
Hm,entah sudah berapa banyak airmata yang aku teteskan dan aku
tetap bertahan. Bertahan pada sesuatu yang tak akan menjadi kenyataan. Tunggu
aku sampai aku jenuh! Sampai hatiku benar-benar lumpuh. Sampai tak ada lagi
airmata yang ku teteskan karena kamu. Sampai aku sadar bahwa kita di pertemukan
bukan untuk disatukan,tetapi hanya untuk menjadi impian. Aku mengerti cinta mu
tak akan ku miliki. Dari mu,aku belajar arti mencintai dengan ketulusan,dari mu
juga aku mengerti arti merelakan. Terimakasih cinta,telah mengajarkan ku arti
cinta,cinta tanpa memiliki.

No comments:
Post a Comment