Entah apa yang membuat aku sebegitu cinta nya sama kamu.
Entah bagaimana rasa ini masih bertahan untuk waktu yang lama.
Entah kenapa sampai detik inipun, aku masih belum bisa melepas bayanganmu.
Kenyataannya, aku yang begitu cinta namun kamu yang terlihat biasa saja.
Aku yang terlalu berharap namun kamu yang tak mengharap.
Aku yang masih berdiri di tempat yang sama namun kamu sudah lebih dulu berkelana mencari bahagia.
Aku bahagia,
Bahagia dengan cara ku sendiri.
Bahagia walau harus memendam rasa untuk waktu yang lama.
Aku bertahan bukan karena lelah untuk mencari lagi.
Tapi karena kamu yang selalu membuatku percaya, bahwa aku masih memiliki kesempatan untuk bersamamu.
Sejauh ini pun, aku masih belum tahu hal apa yang membuatku begitu mencintaimu.
Satu hal yang pasti adalah senyum mu.
Senyum yang selalu membuat benteng pertahananku untuk melupakanmu runtuh.
Senyum yang selalu membuat aku bahagia karena mencintaimu.
Senyum yang selalu membuatku tersadar bahwa cinta memang ada.
Senyum yang selalu membuatku kembali bangkit ketika aku sudah mulai lelah.
Senyum kamu.
Senyum yang selalu aku tunggu.
Senyum yang selalu menyiksaku disaat aku merindukanmu.
Senyum yang akan selalu aku kenang sekalipun kamu menghilang.
Senyum yang selalu membekas.
Aku hanya meminta kepada tuhan agar kamu tetap menjadi pemilik hatiku.
Agar aku selalu bisa melihat senyum kamu walau senyummu terkadang bukan karenaku.
Kamu yang membuat aku memandang cinta dengan berbeda.
Kamu yang membuat aku mengerti bahwa cinta memang tak harus memiliki.
Aku rasa, memilikimu adalah sebuah kemustahilan.
Dicintai oleh kamu adalah sebuah harapan sia-sia yang tak akan pernah menjadi nyata.
Kamu begitu sempurna, sedangkan aku bukan apa-apa.
Tetaplah menjadi kebahagiaan dalam hidupku.
Tetaplah menjadi kamu yang aku cinta.
Karena aku akan tetap disini, menunggu kamu kembali.
Menunggu kamu mencintai.

No comments:
Post a Comment